Inilah Daftar Kebutuhan Mendesak bagi Ribuan Warga Terdampak Gempa M7,7 di ‎Flores ‎

Selasa, (18/08/2026) FLORES - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Guncangan dahsyat itu meninggalkan duka bagi masyarakat di sejumlah wilayah Flores. Puluhan warga meninggal dunia, ratusan rumah rusak, fasilitas publik terdampak, dan ribuan warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mencari lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan pembaruan BNPB per 17 Agustus 2026, 53 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lebih dari 50 warga masih mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan. Sebanyak 346 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan. Sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri ke dataran tinggi.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah infrastruktur penting. Pelabuhan Laurentius Say Maumere roboh, sementara sejumlah ruas jalan mengalami longsor. Gangguan listrik dan fasilitas transportasi turut memperberat kondisi masyarakat yang sedang menghadapi masa tanggap darurat.

Situasi belum sepenuhnya aman. Hingga 17 Agustus pukul 11.00 WIB, BMKG mencatat 1.624 gempa susulan dengan magnitudo M1,3 hingga M6,2. Sebanyak 23 gempa susulan berkekuatan lebih dari M5 dan 59 gempa dirasakan masyarakat. BMKG menyatakan tren gempa susulan belum mengalami peluruhan yang signifikan sehingga masyarakat tetap diimbau waspada.

Kembali Menghidupkan Solidaritas untuk Flores

Di tengah situasi tersebut, Direktur Eksekutif LAZ PERSIS, Heri Sholehuddin, S.E., menyerukan kembali semangat solidaritas masyarakat untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Flores.

“Kita berduka dengan musibah yang sedang dialami saudara kita di Flores, NTT. Tentunya musibah di Flores kembali menyerukan jiwa solidaritas kita. Di saat saudara-saudara kita sedang kehilangan rumah, kehilangan orang-orang yang mereka cintai, dan bertahan dalam keterbatasan, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Inilah saatnya kepedulian kita hadir dalam bentuk nyata, membantu meringankan beban dan menguatkan mereka untuk bangkit kembali,” ungkap Kang Heri.

Seruan tersebut menjadi pengingat bahwa bencana tidak hanya membutuhkan respons pemerintah dan lembaga kemanusiaan. Kepedulian masyarakat luas juga sangat dibutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak dan kelompok rentan yang berada di pengungsian.

Kebutuhan Mendesak Masih Menanti

Masyarakat terdampak saat ini membutuhkan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari tenda keluarga, terpal, matras, selimut, hingga perlengkapan rumah tangga.

Kebutuhan pangan dan air juga menjadi prioritas, termasuk beras, makanan siap konsumsi, air minum, serta kebutuhan pangan bayi dan anak. Sementara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan di lokasi pengungsian dibutuhkan air bersih, hygiene kit, perlengkapan mandi, pembalut, popok bayi, obat-obatan, serta peralatan medis.

Anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas juga membutuhkan perhatian khusus berupa kebutuhan dasar, ruang ramah anak, serta dukungan psikososial.

Bantuan kemanusiaan karena itu tidak cukup hanya hadir dalam beberapa hari pertama. Ketika pemberitaan mulai bergeser kepada isu lain, para penyintas masih harus menjalani hari-hari mereka di tengah rumah yang rusak, fasilitas yang belum pulih, dan ketidakpastian akibat gempa susulan.

Mari Hadir untuk Flores

Ribuan keluarga di Flores kini sedang berusaha bertahan dan bangkit dari bencana.

Kita mungkin tidak berada di lokasi ketika tanah berguncang. Kita mungkin tidak menyaksikan langsung rumah-rumah yang rusak atau keluarga yang kehilangan orang tercinta. Namun, kita dapat hadir melalui kepedulian yang kita berikan.

Makanan yang kita bantu dapat menjadi santapan bagi keluarga pengungsi. Air yang kita salurkan dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka. Bantuan kesehatan dapat meringankan penderitaan korban. Dan dukungan yang kita berikan dapat menjadi penguat bagi mereka untuk kembali menata kehidupan.

Mereka membutuhkan lebih dari sekadar simpati. Mereka membutuhkan kehadiran kita.

Mari hidupkan kembali jiwa solidaritas untuk Flores.

Mari bersama membantu mereka bertahan, pulih, dan bangkit kembali.

Salurkan kepedulian Anda melalui LAZ PERSIS dengan cara klik link ini: Infak Kemanusiaan Flores

Bagi yang hendak menunaikan zakat, bisa langsung melalui link ini: Link Bayar Zakat

 

*Data korban dan kerusakan bersifat dinamis dan mengikuti pembaruan resmi dari pemerintah serta hasil asesmen di lapangan.