Rabu, (10/12/2025) SUMATRA - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali menunjukkan dampak yang semakin memprihatinkan. Data terbaru yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (9/12) mencatat jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 964 jiwa. Angka ini melonjak setelah tim SAR gabungan menemukan puluhan jenazah baru di berbagai titik terdampak.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa tim pencarian terus bekerja tanpa henti di lapangan. Pada hari ini saja, 40 jenazah tambahan berhasil ditemukan.
Dalam pemaparan resmi melalui siaran langsung YouTube BNPB, Muhari menjelaskan perkembangan tersebut.
“Tim pencarian dan pertolongan yang dipimpin Basarnas, didukung tim gabungan itu berhasil menemukan 40 jenazah dengan rincian untuk Aceh bertambah 23, dari 366, hari ini menjadi 389 jiwa meninggal dunia. Kemudian untuk Sumatra Utara, dari 329 jasad yang sudah ditemukan, hari ini bertambah 9 menjadi 338 jiwa meninggal dunia. Selanjutnya untuk Sumbar kemarin 226 jiwa, hari ini bertambah 8 jasad yang ditemukan menjadi 234 jiwa," kata Muhari.
Data sebelumnya yang disampaikan dalam rapat terbatas pada Minggu (7/12) mencatat 921 korban meninggal dunia, 392 orang hilang, dan hampir satu juta pengungsi di tiga provinsi. Namun, ada kabar baik di tengah duka: jumlah korban hilang kini menurun.
Muhari menambahkan, “Secara total korban hilang berkurang dari 392 orang, hari ini menjadi 293 jiwa.”