lazpersis.or.id - Perjalanan ini dimulai dari Kota Padang, Sumatra Barat. Sebuah kota yang bagi banyak orang dikenal dengan keindahan alam dan kulinernya, tetapi bagi sebagian masyarakatnya, tahun lalu menjadi saksi dari musibah banjir bandang yang meninggalkan luka mendalam. Dalam rangka menjalankan amanah program Berkah Ramadhan dari LAZ PERSIS, saya bersama tim melakukan perjalanan selama tujuh hari (02-08 Maret 2026) untuk mendistribusikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra.
Program Berkah Ramadhan yang kami bawa mencakup empat bentuk bantuan, di antaranya Berbagi Makanan Berbuka, Berbagi Pangan Ramadhan, Berbagi Kado Lebaran, serta Berbagi Mushaf Al-Qur’an. Program-program ini dirancang untuk memberikan dukungan bagi masyarakat yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan mereka pasca bencana.
Langkah pertama perjalanan kami dimulai dengan mengunjungi hunian sementara (huntara) di Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. Di tempat inilah sebagian penyintas bencana masih tinggal hingga hari ini. Deretan bangunan sederhana menjadi tempat mereka melanjutkan kehidupan setelah rumah yang dulu mereka tempati rusak atau hilang diterjang banjir bandang. Meski fasilitasnya terbatas, semangat untuk bertahan hidup tetap terlihat dari keseharian warga yang mencoba kembali menata kehidupan.
Dari sana kami melanjutkan perjalanan ke beberapa lokasi terdampak bencana di Kota Padang. Salah satunya adalah Tabiang Banda Gadang di Kecamatan Nanggalo. Kawasan ini menjadi salah satu titik yang merasakan dampak cukup berat dari bencana tahun lalu. Sisa- sisa kerusakan masih dapat terlihat, menjadi pengingat bahwa proses pemulihan tidak selalu berjalan cepat.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Kampung Apa, Lubuk Rayo di Kecamatan Koto Tengah, serta ke wilayah Guo di Kecamatan Kuranji. Di setiap lokasi, cerita yang kami dengar hampir serupa, yakni masyarakat masih berupaya bangkit dari keterbatasan. Beberapa keluarga masih menunggu pembangunan hunian tetap, sementara sebagian lainnya berusaha memperbaiki kehidupan dengan segala kemampuan yang mereka miliki.
Salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika kami melaksanakan program Berbagi Kado Lebaran di Mushola Al-Huda, Jalan Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji. Anak-anak yang hadir tampak begitu antusias. Senyum mereka saat menerima kado sederhana menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu membutuhkan sesuatu yang besar. Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, keceriaan mereka justru menghadirkan harapan.
Program distribusi di Sumatra Barat kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Berbagi Makanan Berbuka dan Pangan Ramadhan di huntara kedua yang berada di Kecamatan Pauh, Kota Padang. Menjelang waktu berbuka puasa, suasana hangat terasa ketika warga berkumpul bersama. Paket makanan yang dibagikan mungkin sederhana, tetapi kebersamaan yang tercipta membuat suasana Ramadhan terasa begitu bermakna.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Sumatra Barat, perjalanan kami berlanjut menuju Sumatra Utara, tepatnya di Dusun VII Desa Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak. Berbeda dengan lokasi sebelumnya yang berbentuk hunian sementara, di tempat ini kami melakukan distribusi bantuan langsung ke rumah-rumah penerima manfaat. Mengetuk pintu demi pintu rumah warga memberikan pengalaman tersendiri. Setiap rumah memiliki cerita perjuangannya masing-masing, dan setiap sambutan yang kami terima selalu dipenuhi rasa syukur dan kehangatan.

Perjalanan panjang kemudian membawa kami memasuki wilayah Aceh. Provinsi yang dikenal sebagai Serambi Mekkah ini menjadi titik terakhir dari rangkaian distribusi Berkah Ramadhan yang kami lakukan.
Lokasi pertama yang kami kunjungi di Aceh adalah Masjid Usuluddin di Desa Bukit Baru, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Di tempat ini kami menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar yang turut merasakan dampak kesulitan ekonomi pasca bencana.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Masjid Al-Ikhlas di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Di sini suasana Ramadhan terasa begitu hidup. Kehadiran masyarakat yang berkumpul di masjid memberikan nuansa kebersamaan yang sangat kuat, seolah menegaskan bahwa tempat ibadah tidak hanya menjadi ruang spiritual, tetapi juga ruang solidaritas sosial.
Kami juga mengunjungi masyarakat di Gampong Juli Meunasah Tambo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Di desa ini kami kembali menyaksikan bagaimana masyarakat tetap menjaga semangat kebersamaan meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
Perjalanan ini akhirnya ditutup di Panti Asuhan Darul Aitam, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Bertemu dengan anak-anak panti asuhan memberikan kesan tersendiri bagi kami. Di balik senyum mereka, tersimpan cerita kehidupan yang tidak mudah. Namun justru di tempat ini saya merasakan salah satu makna Ramadhan yang paling kuat, yakni berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.

Tujuh hari perjalanan dari Kota Padang hingga Pidie Jaya akhirnya menjadi pengalaman yang tidak hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga memperkaya batin. Saya menyadari bahwa bantuan yang kami bawa mungkin tidak mampu sepenuhnya menghapus kesulitan yang mereka hadapi. Namun setidaknya, kehadiran kami membawa pesan bahwa mereka tidak sendirian.
Di tengah perjalanan ini, saya menemukan bahwa keberkahan Ramadhan tidak selalu hadir dalam bentuk kemudahan atau kelimpahan. Terkadang keberkahan justru hadir dalam kesempatan untuk menyaksikan ketabahan orang lain, dalam senyum anak-anak yang menerima kado sederhana, serta dalam doa-doa tulus yang dipanjatkan oleh mereka yang menerima bantuan.

Dari Kota Padang hingga Pidie Jaya, perjalanan ini pada akhirnya mengajarkan satu hal penting: keberkahan Ramadhan sering kali hadir ketika kita mampu berbagi dan hadir di tengah mereka yang membutuhkan.
Yuk, dukung sebaran kebaikan di Bulan Ramadhan melalui infak di link ini: Infak Berkah Ramadhan
Bagi yang belum menunaikan zakat fitri, bisa ditunaikan secara praktis di sini: Link Bayar Zakat
Baca Juga:
Kegiatan Buka Bersama di Desa Raksa Jiwa Hadirkan Hidangan Khas Daerah
LAZ PERSIS Hadirkan Kebahagiaan di Pulau Laskar Pelangi Melalui Berbagi Pangan Ramadhan
Manfaat Program Berkah Ramadhan LAZ PERSIS Diterima Warga Deli Serdang
Penulis: Muhammad Nur Rahman
Tags:
ramadhan
lazpersis
berkah ramadhan
quran
pangan
sumatra
huntara