LAZ PERSIS Dukung Pengembangan Usaha Peternak Ayam Lokal di Cianjur
Rabu, (03/06/2026) KAB. CIANJUR - Kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, bantuan yang tampak sederhana justru mampu menjadi jalan perubahan bagi kehidupan seseorang. Hal itulah yang kini dirasakan oleh Dasep Suryadi, seorang peternak ayam petelur skala rumah tangga di Kabupaten Cianjur yang mendapat dukungan program pemberdayaan ekonomi dari LAZ PERSIS bersama PT Paragon.
Selama ini, Dasep menjalankan usahanya secara mandiri dengan memelihara sekitar 20 ekor ayam petelur. Dari usaha sederhana tersebut, ia mampu menghasilkan rata-rata delapan butir telur setiap hari yang dipasarkan kepada warga sekitar dan menjadi salah satu sumber penghidupan keluarganya.
Meski telah memiliki pengalaman dalam beternak ayam petelur, keterbatasan modal membuat perkembangan usahanya berjalan cukup lambat. Potensi pasar yang tersedia belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena jumlah ayam produktif yang masih terbatas.
Melihat kesungguhan dan potensi usaha yang telah berjalan, LAZ PERSIS memberikan dukungan berupa bantuan pengembangan usaha dalam bentuk penambahan ayam petelur serta kebutuhan pakan pendukung. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi telur harian sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan keluarga penerima manfaat.
Dasep Suryadi mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi suntikan semangat untuk terus berusaha dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada LAZ PERSIS, PT Paragon, dan para donatur yang telah membantu usaha saya. Bantuan ini sangat berarti untuk menambah jumlah ayam petelur sehingga produksi telur bisa meningkat. Mudah-mudahan usaha ini semakin berkembang dan bisa membantu pemenuhan kebutuhan keluarga kami,” ungkap Dasep.
Sementara itu, PIC Program Pemberdayaan LAZ PERSIS, Najieb Prassojo Ziyad menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi dirancang untuk memperkuat usaha yang sudah berjalan agar penerima manfaat mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi.
“Kami meyakini bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dapat membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mengubah kehidupan. LAZ PERSIS berupaya mendukung usaha-usaha produktif yang memiliki potensi berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh keluarga penerima manfaat,” jelas Kang Najieb.
Hal senada disampaikan oleh Kang Hilman selaku Kepala LAZ PERSIS KL Cianjur. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus berusaha dan tidak menyerah pada keterbatasan.
“Pak Dasep sudah memulai usaha dan menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Tugas kami adalah memperkuat usaha yang telah ada agar hasilnya semakin optimal. Semoga dukungan ini menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Program pemberdayaan seperti ini menjadi bukti bahwa setiap kontribusi yang dititipkan melalui lembaga zakat memiliki dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Bantuan yang mungkin terlihat sederhana mampu menghadirkan harapan baru, membuka peluang usaha yang lebih besar, dan menguatkan semangat penerima manfaat untuk bangkit.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kisah Dasep Suryadi mengingatkan kita bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan, bisa menjadi jalan perubahan bagi sesama. Dari tambahan beberapa ekor ayam petelur, lahir harapan baru bagi sebuah keluarga untuk hidup lebih mandiri dan sejahtera.
Semoga semakin banyak tangan-tangan kebaikan yang tergerak untuk berbagi. Karena pada hakikatnya, harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak pernah berkurang, justru menjadi investasi keberkahan yang manfaatnya terus mengalir bagi banyak orang.
Yuk, bantu gencarkan gerakan bantu sesama melalui link ini: Bantu Sesama
Bagi yang hendak menunaikan zakat, bisa langsung di sini: Bayar Zakat
Rekomendasi bacaan lainnya:
LAZ PERSIS Berdayakan Peternak Lokal Sapeken Melalui Program QSB
Obat Putus Asa bagi Orang yang Beriman
Santri Mart Resmi Berdiri di Pesantren Al-Ghifari Sukabumi